Fuji Xerox : EneEyes Go Green Office

1 Des

Walau bisnis utamanya adalah bidang pengelolaan dokumen, Fuji Xerox ternyata serius untuk melibatkan diri dalam pengembangan green office. Green office merupakan istilah global untuk menekankan cara pandang ramah lingkungan dalam aktivitas keseharian di kantor. Green office biasanya dimulai dengan meminimalkan penggunaan energi guna mengerem laju emisi gas CO2.

Bahkan, Fuji Xerox mengembangkan perangkat lunak yang saat ini sedang diuji coba di berbagai perusahaan, termasuk di Research and Development (R&D) Square, sebuah laboratorium penelitian dan pengembangan terbaru dari Fuji Xerox yang berlokasi di Yokohama.

“Untuk mengurangi emisi gas buang CO2, Fuji Xerox mengembangkan sistem bernama EneEyes untuk memonitor penggunaan energi di R&D Square yang baru dibuka pada April 2010,” kata Yasuaki Onoishi, Corporate Vice President Executive General Manager of Research & Technology Group Deputy General Manager of Minatomirai Center Fuji Xerox, saat presentasi di R&D Square, Yokohama, Jumat (19/11/2010).

EneEyes merupakan program yang menekankan visualisasi penggunaan energi secara real time. Program ini mampu memantau penggunaan energi per lantai, bahkan per divisi di lantai tersebut. Dengan demikian, jika ada penyimpangan di luar batas normal, maka hal itu bisa segera diantisipasi.

Parameter pemantauan bisa meliputi penggunaan listrik, gas, manajemen buka-tutup jendela secara otomatis berdasarkan sensor cahaya matahari, manajemen lampu ruangan berdasarkan sensor gerak manusia, dan bahkan mampu menghitung penggunaan dan total biayanya, plus sampai menghitung berapa jejak karbon atau carbon footprint yang bisa dihemat.

“Dengan mendesain ulang cara bekerja kita saat ini, Fuji Xerox akan mampu mengurangi emis gas buang CO2 dan juga mampu meningkatkan efisiensi kerja,” kata Onoishi.

Program green office juga akan mengukur carbon footprint tiap pekerja, di antaranya melalui analisis cara atau gaya seseorang ketika bekerja, menggunakan transportasi apa ketika ke kantor, serta bagaimana cara mengelola pertemuan dengan kolega dan rekan-rekan kerjanya.

Program Eco Scheduler dari Fuji Xerox juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran individu setiap pekerja terhadap emisi gas karbon. Mereka diharapkan mau mengubah cara kerja untuk disesuaikan dengan cara kerja yang ramah lingkungan. “Misalnya, lebih memilih menggunakan transportasi umum daripada menggunakan mobil pribadi. Juga lebih suka menggunakan telekonferensi daripada harus bepergian ke luar kota untuk bertemu dengan kolega bisnis,” kata Yukako Abe, Solutions Development Fuji Xerox.

Fuji Xerox, menurut Abe, memiliki target untuk mengurangi emisi gas buang karbon dari aktivitas kantor mereka sebesar 7 juta ton per tahun pada tahun 2010. “Fuji Xerox R&D Square memang berkomitmen untuk membangun Urban R&D yang mampu mengambil inisiatif pengembangan teknologi masa depan,” kata Tadahito Yamamoto, President and Representative Director Fuji Xerox.

R&D Square Yokohama Minatomirai Office dibangun di area 14.600 meter persegi, terdiri dari 20 lantai, dan memiliki total luas area 135.250 meter persegi dengan jumlah pekerja sekitar 4.500 orang. Sayangnya, semua area dalam ruangan, mulai dari lobi hingga lantai teratas, dilarang keras untuk dipotret atau direkam.

“Program ini juga dicoba gratis di beberapa perusahaan klien Fuji Xerox. Untuk sekarang masih gratis untuk dicoba di perusahaan atau perguruan tinggi karena dalam masa trial, ke depannya memang kami akan mengambil keuntungan dari program ini,” kata Abe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: