Penyakit HIV/AIDS Masih Menjadi Ancaman

2 Des

Perjuangan melawan HIV dan AIDS tampaknya masih akan sangat panjang. Kendati secara global jumlah infeksi baru HIV turun 20 persen, kemenangan belum ada di tangan kita. Menurut data UNAIDS, lembaga PBB yang menangani AIDS, dari 100 orang yang mendapatkan perawatan HIV/AIDS, terdapat 200 kasus infeksi baru.

Angka infeksi di Tanah Air juga masih jauh dari menggembirakan. Hingga September 2010 tercatat 22.726 orang dengan AIDS. Dilihat dari proporsi usia, kasus AIDS tertinggi dilaporkan pada kelompok umur paling produktif, yakni 20-29 tahun, disusul dengan kelompok umur 30-39 tahun. Jika dilihat dari masa penularan, ini berarti rata-rata mereka terinfeksi HIV sejak usia remaja.

Nafsiah Mboi, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), menyebutkan, di Indonesia, penularan HIV terbanyak terjadi lewat jarum suntik (39,6 persen) dan hubungan seksual (51,3 persen). “Penularan lewat hubungan seks kembali jadi penularan utama di Indonesia,” katanya ketika membuka acara Pekan Kondom Nasional di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, saat ini sekitar 1,6 juta perempuan berisiko terinfeksi HIV karena berhubungan seksual dengan laki-laki yang berisiko tinggi. Dari jumlah tersebut, perempuan menikah berada di urutan pertama yang terinfeksi HIV (1.970 kasus), baru di urutan kedua wanita pekerja seks (604 kasus). “Penularan HIV lewat hubungan heteroseksual saat ini paling sulit dikendalikan,” katanya.

Para perempuan itu berisiko karena berhubungan seks dengan laki-laki yang positif HIV tanpa menggunakan kondom. Mengubah kebiasaan untuk menggunakan kondom, diakui Nafsiah, masih sulit dilakukan. “Sejak tahun 2007 pemerintah terus menggalakkan upaya pencegahan, termasuk kampanye pemakaian kondom, tapi jumlah orang yang mau memakai kondom masih sedikit,” paparnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan KPAN, sebenarnya pemahaman laki-laki mengenai bahaya penularan penyakit dan pencegahan dengan kondom cukup baik. Namun, banyak pria yang terbelenggu mitos mengenai kondom.

“Kini kami melakukan strategi total footbal. Pada kaum perempuan, para PSK diberdayakan mengenai haknya untuk sehat sehingga mereka punya posisi tawar yang tinggi untuk memaksa tamunya menggunakan kondom. Di lain pihak kesadaran laki-laki supaya bertanggung jawab dan tidak menyebarkan penyakit juga digencarkan,” katanya.

Upaya menurunkan epidemi AIDS merupakan salah satu target MDG’s, dengan salah satu indikatornya meningkatkan penggunaan kondom hingga 65 persen, dari sekarang ini yang baru 30 persen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: