Sudut Berdiri Mr P Saat Ereksi Dipengaruhi Usia

4 Des

Pada saat ereksi, penis memiliki sudut tegak tertentu. Ternyata sudut tegak penis saat ereksi ini dipengaruhi oleh usia, semakin tua usianya maka sudut ereksinya makin ke bawah (melemah).

Pada umumnya semakin bertambah usia, maka diperlukan waktu yang lebih lama untuk mengalami ereksi. Selain itu sudut ereksi yang terbentuk antara penis dan dinding perut (garis horizontal) menjadi lebih besar.

Sudut tegak dari penis pada saat ereksi berbeda-beda tergantung dari usianya, yaitu remaja, dewasa, usia pertengahan dan usia tua. Pada saat remaja umumnya sudut tegak ereksi di atas garis horizontalnya dan seiring bertambah usia, sudut tegaknya makin di bawah garis horizontal.

Semakin bertambah usia maka tegaknya penis semakin merunduk ke bawah. Tapi kondisi ini bukanlah tanda adanya gangguan ereksi, melainkan akibat proses penuaan (The Aging Process) belaka yang tidak bisa dicegah dan hanya bisa ditunda. Faktor yang terpenting adalah kerasnya ereksi.

Seperti dikutip dari About.com, Jumat (3/12/2010) Stephen W. Leslie, MD dari Sexual Medicine Society menuturkan sudut ereksi rendah bukan berarti kekuatan ereksi yang kurang, karena penurunan sudut ereksi bisa disebabkan oleh peregangan ligamen suspensori dari penis yang membuat penis kehilangan arah sudut ke atas. Kondisi ini bisa terjadi akibat usia yang bertambah atau akibat operasi yang dilakukan untuk memperpanjang penis.

Rata-rata sudut ereksi berdasarkan usia adalah pada saat remaja sudut ereksinya berada di atas garis horizontal (tertinggi), saat usia dewasa sedikit di atas garis horizontal, usia pertengahan berada sedikit di bawah garis horizontal dan saat usia tua berada di bawah garis horizontal (terendah).

Usia yang berbeda bisa memberikan sudut ereksi yang berbeda pula, faktor-faktor tertentu lain bisa mempengaruhi seperti penyakit yang mendasari dan juga faktor psikologis. Jika sudut ereksi sudah menurun saat masih remaja, maka konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Selain itu seiring bertambahnya usia seseorang, maka kadar testosteron dan kadar hormon pertumbuhan yang terkait juga berkurang sehingga dapat menurunkan gairah seksual laki-laki dan elastisitas pembuluh darah berkurang.

Faktor lain yang mempengaruhi adalah peningkatan lemak tubuh dan beratbadan, depresi, perubahan suasana hati serta penurunan kesehatan secara umum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: