Timnas Malaysia Masih Anti Naturalisasi

4 Des

Singapura, Indonesia dan Vietnam sudah melakukan naturalisasi pemain asing di timnasnya. Beda dengan Malaysia karena lebih memilih pembinaan pemain berusia muda.

Untuk Singapura naturalisasi bukanlah hal asing. Sejumlah gelar diraih dengan bermodalkan legiun asingnya. Di Piala AFF ini pun ‘Negeri Singa’ mengandalkan Agu Chasmir, Daniel Bennett, Mustafic Fachrudin dan Aleksander Duric.

Indonesia dan Vietnam kini mulai mengikuti jejak negara tetangganya itu. Indonesia kini punya Cristian Gonzales sementara Vietnam memakai empat pemain hasil naturalisasi; tiga pemain dari negara latin dan satu pemain asal Ukraina.

Langkah itu sendiri belum diikuti oleh Malaysia dan Thailand. Sejauh ini, Malaysia memang belum ingin melakukannya.

“Pendapat soal naturalisasi? Di liga kami tidak ada pemain asingnya. Kami lebih konsen dengan para pemain muda. Dengan tidak adanya pemain asing, maka pemain muda lebih banyak mendapat kesempatan bermain,” tegas pelatih Malaysia K.Rajagopal dalam wawancara dengan wartawan di Hotel Sultan, Jumat (4/12/2010) sore WIB.

“Pasukan-pasukan yang kami bawa ke Piala AFF pun berasal dari Pasukan 19, pasukan 21 dan tim utama. Jadi ini bisa meningkatkan kemampuan mereka,” sambungnya.

Lebih lanjut Rajagopal menilai tim yang dibinanya saat ini memang diproyeksikan untuk Piala Asia 2015. Dengan rataan usia di bawah 23 tahun, tim ini diharapkan bisa berbicara dalam lima tahun ke depan.

“Youth development itu sangat penting di Malaysia. Target kami memang untuk Piala Asia 2015 tim ini,” tuntas Rajagopal.

Kebijakan ini sendiri sudah terlihat hasilnya saat tim U-23 ‘Harimau Muda’ merebut medali emas SEA Games 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: