Lahar Dingin Merapi dikeruk, Butuh 70 Alat Berat

27 Jan

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan 70 alat berat untuk mengeruk tumpukan material  Gunung Merapi. Banjir lahar dingin sebelumnya sempat menyeret 2 dari alat berat tersebut, namun berhasil diselamatkan.

“Saat ini telah dikerahkan 70 alat berat, yang terutama di Kali Krasak,” kata Kepala BNPB Syamsul  Maarif usai rapat mengenai Penanggulangan Bencana Wasior, Mentawai, dan Merapi, di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/1/2011).

Menurut Syamsul, kendala yang dihadapi dalam menangani banjir lahar dingin di sejumlah area di Gunung Merapi adalah hujan. Bila hujan turun di puncak Merapi, alat berat tidak berani untuk melakukan  pengerukan.

“Kalau di atas ada curah hujan itu alat berat enggak berani masuk, karena sudah ada 2 alat berat yang hanyut. Jadi terkendala itu. Begitu reda, mereka langsung masuk,” imbuh Syamsul.

Dikatakan Syamsul, banjir lahar dingin yang membawa batu-batu besar menimbulkan sejumlah kerusakan infrastruktur berupa jembatan putus. Satu jembatan belly yang dibangun oleh Kodam Diponegoro juga hanyut terbawa arus air.

Puluhan rumah penduduk yang berada di aliran sungai, kata Syamsul, juga rusak berat diterjang banjir.

“Terutama kecamatan Salam, di magelang. Dulu kan awal-awal daerah Code dan Opak, tapi sekarang banyak ke daerah daerah sana (Salam),” ucap Syamsul menjelaskan daerah terparah yang terkena banjir lahar dingin Merapi.

Lebih lanjut Syamsul menjelaskan, ia sudah meminta kepada Pemda setempat untuk memperbaiki jembatan yang rusak dan memasang jembatan belly. Namun, pemasangan jembatan belly itu juga harus memperhatikan curah hujan.

“Pemasangannya harus berdasarkan curah hujan. Sebab kalau kita baru bangun seperti di jembatan Srowol akhirnya terbuka (rusak). Bukan hanyut semuanya, tapi terbuka karena derasnya air,” tutup Syamsul.

sumber : detiknews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: