Jangan Simpan Susu di Freezer

15 Mar

 

Sering kali Anda membeli produk olahan susu, tetapi belum akan mengolahnya (untuk masakan) dalam waktu dekat. Bisakah produk yang terbuat dari susu seperti ini dibekukan dalam freezer untuk digunakan di kemudian hari?

Produk susu sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan segar. Sebagian besar tidak baik bila disimpan dalam freezer. Walaupun susu dapat disimpan dalam freezer selama tiga bulan, tekstur dan rasanya dapat berubah. Keju bertekstur padat (hard cheese) dapat berubah menjadi lebih rapuh bila dibekukan. Keju lembut seperti Ricotta atau keju Cottage sebaiknya tidak dibekukan. Begitu pula krim, krim asam, atau yoghurt.

Lain halnya dengan mentega tawar. Proses pembekuan justru dianjurkan bila mentega tawar tidak langsung digunakan setelah dibeli.

Simpan keju dalam kemasan aslinya di dalam kulkas. Jangan letakkan keju di laci pintu kulkas karena area tersebut biasanya beberapa derajat lebih hangat daripada kompartemen utama. Masukkan sisa keju yang belum terpakai ke dalam freezer bag —kantong plastik berperekat—untuk menjaga aroma dan kelembabannya, lalu simpan dalam freezer.

Keju dapat disimpan selama maksimal tiga bulan. Bila akan digunakan kembali, pindahkan pada kompartemen pendingin biasa, dan biarkan semalaman agar keju melunak. (Miranti Andi Kasim)

Sumber : Martha Stewart Living Indonesia , kompasHEALTH.

Satu Tanggapan to “Jangan Simpan Susu di Freezer”

  1. heni 16 Maret 2011 pada 10:07 AM #

    Nice & Useful article…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: